Tuesday, September 25, 2012

Proses Mencapai Sukses

Kesuksesan tidak akan didapat secara instan, semua harus melalui proses. Kegagalan yang dilalui harus menjadi pelajaran yang sangat berharga sehingga kita mampu memperbaiki segala kekurangan yang telah menyebabkan kita menjadi gagal. Seringkali dikatakan bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, itu memang benar jika kita bangkit kembali dari kegagalan tersebut. Namun jika kita tidak terjaga juga jangan harap kita akan berhasil.

Sukses berarti berhasil di bidang apa saja, tergantung siapa yang menanggapinya. Jika seorang ekonom melihat pengusaha banyak uang, banyak relasi, banyak rumah, juga kendaraan, maka dia akan mengatakan bahwa pengusaha tersebut telah sukses.

Lain orang lain pemikiran, bisa saja seorang kyai mengataka santrinya sukses jka sudah berhasil membina pesantren, atau telah mendirikan pesantren. Begitu pula seorang guru mungkin akan menyebutkan lulusan sekolah tempat dia mengajar telah meluluskan orang-orang yag sukses, karena anak-anak didiknya telah banyak bekerja di perusahaan-perusahaan bonafit.

Terlepas dari pemahaman orang tentang kesuksesan, pastinya semua itu harus dengan usaha yang keras, tidak berleha-leha, apalagi dengan malas-malasan.Semakin cepat kita bergerak, semakin banyak pengalaman yang didapat, semakin majulah kita.

Namun ada yang ingin saya tekankan dalam proses keberhasilan ini. Selama kita meniti jalan menuju sukses, kebersihan hati haruslah tetap dijaga, jangan sampai terkotori dengan kedengkian sehingga menjalaninya pun bukan dengan kemaslahatan, melainkan hanya akan merusak hubungan antara dia dengan orang lain juga memutuskan hubungan dengan Tuhannya